PUISI : AKU KEMBALI

 AKU KEMBALI







Hay senja, sudah berapa lama kita bertemu?

Hay mentari, sudah berapa hari engkau menyinariku?

Hay hujan, sudah seberapa basahkah diriku ketika engkau menurunkan air di ragaku?

Hay dunia, berapa lama aku mengikutimu berputar? sejak aku lahirkah atau sejak sebelum aku diciptakan dalam akhirat jauh sebelum dunia fana ini tercipta?

Hay bulan, berapa malam engkau menemani malamku yang gelap gulita?

Hay bintang, berapa banyak kawananmu yang menyaksikanku saat malam tiba?

Hay ragaku, berapa lama engkau berjalan tanpa puisi yang selalu kutulis dengan tinta pena?

Hay jiwaku, berapa lama engkau terbelenggung memendam karya yang seharusnya engkau curahkan?


Bolehkan aku kembali? menjadi arus pena yang menguir puisi setiap curahku?

Mengusir sepi yang menimpa setiap karya

Menepis negatifnya pikiran tanpa akibat sebab

Bangkit dari pasrah yang mengubur karya puisiku


Hay senja yang hangat!

Hay mentari yang terang!

Hay hujan yang bergemuruh!

hay dunia yang berputar!

Hay bulan yang bersinar dikegelapan!

Hay bintang yang cerah meski terkadang jatuh!

Hay ragaku yang entah sampai sekuat apa!

Hay jiwaku yang tak pernah berhenti!

AKU KEMBALI!

Comments