Tak Ada Yang Seperti Dia
Memang hujan selalu datang disaat tidak tentu
Terkadang ia datang saat ku nyaman melihat senja
Ia juga menghapus senjaku dengan awan yang hitam
Seolah semuanya sirna dan iapun datang
Hal tak terduga dia datang
Menjadi payungku yang teduh
Menghambat derasan hujan yang menyerangku
Namun hal itu tidak bisa mengentikanku
Karena ada dia disampingku
Andaikan saja dia datang kembali
Untuk kita kembali lagi
Rasa ini sungguh tertinggal
Jauh dari relung hatiku
Apakah dia merasakannya?
Sungguh jika relung ini harus jujur
Tak ada yang seperti dia
Yang menedugkanku dari panasnya mentari
Yang melindungiku dari derasnya hujan yang bertubi
Ku merindukannya seperti halnya separuh diriku yang tak mungkin melepaskannya
Comments
Post a Comment