PUISI: BIMBANG

BIMBANG




PUISI: BIMBANG






Terhenti karena sebuah alasan dan ulasan
Entah itu ada cinta atau benci yang melanda
Sejatinya warna biru pelangi dilangit
Merah cinta dihati 
Hijau mewarnai hari-hari
Kuning memberi arti ketenangan dalam semua arah

Namun tak ada yang bisa kulakukan
Ketika semua berakhir tanpa alasan
Seperti angin yang berhembus namun tak dapat membawa terbang
Hanya berdiri dibawah bayangan awan putih langit
Hingga langit mulai melengkapi semua itu

Tak ada yang abadi namun ada jalan harapan
Membentuk beberapa jembatan yang harus dilalui
Namun ku tak tahu apa yang harus dilakukan hingga semua terjadi
Akankah esok belahan jiwa memberiku sebuah arti kesetiaan?
Hanya waktu yang mampu menjawab semua itu 
Agar akan terjadi kenangan indah dalam kebimbangan

Ku tidak tahu perasaan apa yang terjadi saat ini
Haruskah aku menghapusnya hingga bersih?
Atau memendamnya dalam-dalam hingga jauh?
Pilihan ini membuatku bimbang tak menentu

Berdiri dan berdiri lagi 
Dihiasi oleh sinar mentari yang menyengat raga
Hingga pikiran harus memilih semua jalan yang ada
Akankah arti cinta dapat menjadi jawaban?
Atau hanya waktu yang akan menjawab?
Semua mungkin telah ada yang merencakan 
Meski kebimbangan melanda hati saat ini 


Comments